CEO Citibank: Situasi Kondusif untuk Turunkan Bunga Kredit
- Aug 31, 2017
- 1 min read

Equity World Medan - Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung penyaluran kredit dan tertransmisi pada penurunan suku bunga perbankan. Selain itu, Presiden Joko widodo (Jokowi) pun telah menginstruksikan kepada BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar suku bunga kredit bisa melandai. Jokowi meminta suku bunga kredit perbankan di bawah 10 persen untuk mendukung perekonomian nasional. CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi menyatakan, penurunan suku bunga acuan BI akan berdampak pada transmisi penurunan suku bunga kredit. Selain itu, yield bond atau imbal hasil obligasi Indonesia juga sudah menyesuaikan. "Semuanya bertahap, suku bunga kredit ini diperkirakan akan ada penyesuaian ke bawah," kata Batara di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/8/2017). Batara menuturkan, penurunan suku bunga acuan BI menciptakan situasi yang kondusif untuk menurunkan suku bunga kredit. Namun demikian, perlu dilihat pula permintaan kredit ke depan. Menurut Batara, diharapkan ada peningkatan permintaan kredit dari korporasi maupun institusi lainnya. Dengan demikian, penurunan suku bunga kredit bisa berimbang dengan permintaan kredit yang ada. "Dengan peningkatan demand (permintaan kredit) diakomodasi penurunan suku bunga, menambah pertumbuhan semester II tahun ini. Selalu ada supply dan demand dengan penurunan benchmark rate," tutur Batara. Per Juli 2017, pertumbuhan kredit perbankan berada pada level 8 persen. Adapun rata-rata suku bunga perbankan masih berkisar pada 11 persen. Sumber: Kompas.com PT. Equityworld Futures EWF Medan

Comments